Selasa, 19 Juni 2018

Mayat ditemuka di SPBU Jl Kartini, Pancoran Mas, Depok

Pada hari Selasa (12/6) malam sekira pukul 21.00 WIB telah ditemukan mayat seorang laki-laki di toilet SPBU (Pom bensin) Jalan RA Kartini, Pancoran Mas, Depok dalam kondisi luka sayat di leher. Menurut saksi mata yang saat itu ada di TKP, saksi 1 saat antre mau mengisi bensin datang saksi ke 2, seorang ibu memberi tahu bahwa pintu WC dikunci dan ada darah keluar dari dalam toilet, selanjutnya saksi 1 meminta ijin kepada saksi 3 untuk mendobrak pintu toilet, setelah pintu didobrak dan ternyata didapatkan ada seorang lelaki dalam keadaan meninggal dunia, dengan posisi terlentang dan luka sayat pada lehernya.
Pihak DVI Polresta Depok segera lakukan evakuasi dan mengamankan TKP dari kerumunan massa. Pihak penyidik dari Satreskrim Polresta Depok telah meminta keterangan kepada 3 orang saksi, Sanudin (40) karyawan SPBU, Suhardi (59) penjaga toilet SPBU dan Irwansyah (32) konsumen yang sedang lakukan pengisian bensin. Selain meminta keterangan dari ke-3 saksi tersebut, pihak kepolisian juga menganalisa CCTV yang ada di TKP dan fakta yang ditemui di TKP.
Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan informasi dari keluarga, korban diketahui bernama YR (37), beralamat sesuai KTP di Kampung Rawageni, Kel Ratujaya, Kec Cipayung, Kota Depok. Namun domisili terakhir di Kampung Serap, Kel Tirtanaya, Kec Sukmajaya Depok.

Barang bukti yang diamankan penyidik dari TKP adalah 1 buah Helm, 1 buah pisau dapur, 1 potong kaos warna hitam, 1 potong celana pendek Levis, dan 1 unit sepeda motor Honda Vario warna putih dengan nopol B 3578 EXC.

Berdasarkan keterangan ketiga saksi dan alat bukti di TKP, YR dinyatakan meninggal karena bunuh diri. Dan saat ini jenazah korban sudah diserah terimakan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
REDAKSI-FaN

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Peristiwa