Selasa, 16 April 2019 09:44

PetroChina (Indonesia) laksanakan gagasan menang bersama di Indonesia

Luar Negeri

Forum Satu Sabuk Satu Jalan (BRF) untuk Kerja Sama Internasional ke-2 akan digelar di Beijing pada akhir bulan ini. Presiden PetroChina International Companies untuk Indonesia, Gong Bencai dalam wawancaranya dengan wartawan CRI mengatakan, inisiatif sabuk dan jalan sudah diterima dan diperhatikan secara luas oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia, bahkan perusahaan dan lembaga dari negara lain yang berinvestasi di Indonesia.

Gong Bencai, yang juga Presiden Kamar Dagang Tiongkok di Indonesia menambahkan, PetroChina memasuki pasar Indonesia pada 2002 dengan mendirikan PetroChina (Indonesia). Selama 17 tahun ini, pihaknya secara akumulatif menanam modal sebesar 5,2 miliar dolar AS dan menyetor pajak sebesar 3 miliar dolar AS. Saat ini produksi tahunan PetroChina (Indonesia) adalah sebesar 4 juta ton, atau setara volume produksi yang dihasilkan ladang minyak ukuran menengah dalam negeri.

PetroChina (Indonesia) adalah salah satu perusahaan modal Tiongkok yang sudah mencapai sukses di pasar Indonesia. Baik di bidang lokalisasi maupun perolehan laba, PetroChina sudah memberikan suri teladan bagi semua perusahaan Tiongkok yang berkiprah di Indonesia.

Gong Bencai mengatakan, diimplementasikannya inisiatif Sabuk dan Jalan telah mendongkrak perkembangan perusahaan modal Tiongkok di Indonesia. Dibanding masa lampau, kini perusahaan modal Tiongkok telah mendapat perhatian lebih besar dari pemerintah Indonesia, sehingga kerja samanya dengan perusahaan Indonesia pun menjadi semakin lancar.

Sementara itu, melalui perkembangannya di Indonesia, inisiatif Sabuk dan Jalan semakin dikenal di negeri tersebut, dan memperoleh sorotan merata dari masyarakat Indonesia, serta organisasi dan lembaga negara lain yang bermarkas besar di Indonesia.

Gong Bencai menuturkan, sebagai praktisi inisiatif Sabuk dan Jalan, perusahaan Tiongkok di satu pihak terpanggil melaksanakan kewajiban sosialnya untuk membalas budi masyarakat setempat, agar terwujud menang bersama antara perusahaan dan masyarakat lokal. Di pihak lain, perusahaan Tiongkok seharusnya mengutamakan pembinaan etos kebudayaan perusahaan, supaya bisa berbaur dengan kebudayaan setempat dan menegakkan citra baik Tiongkok, karena setiap perusahaan Tiongkok maupun karyawannya mewakili “Tiongkok”.

Pada akhir Desember 2017, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia memberikan sertifikat pelestarian lingkungan tingkat nasional kepada PetroChina sebagai penghargaan kepada perusahaan Tiongkok tersebut. Di antara 150 perusahaan yang mendapat penghargaan, hanya terdapat dua perusahaan asing, termasuk PetroChina (Indonesia). Pada Desember 2018, PetroChina sekali lagi dianugerahi gelar tersebut.

favorite 0 likes

question_answer 0 Comments

visibility 69 Views

Comments
No Comment Available
Related News
Kerjasama Tiongkok-Indonesia berprospek cerah
Tiongkok prakarsai pembentukan Komunitas Senasib Maritim
Keputusan WTO terkait dakwaan tak tunjuk pihak yang menang